ADOBAD Dorong Revisi Aturan Perjudian di Republik Dominika: Dampak dan Tantangan
REGULASI 2 MIN READ

ADOBAD Dorong Revisi Aturan Perjudian di Republik Dominika: Dampak dan Tantangan

Pendahuluan Asosiasi Dominika untuk Toko Taruhan Olahraga (ADOBAD) kembali mendorong agar Senat merevisi Undang-Undang Perjudian di Republik Dominika. Desakan ini timbul setelah Komisi Nasional Balap Kuda mengumumkan bahwa mereka telah menerbitkan 29.100 lisensi untuk balap kuda virtual. ADOBAD bersama Asosiasi Nasional Toko Taruhan Olahraga (Asonabade) menyatakan bahwa lisensi yang diberikan melampaui jumlah yang wajar.

Kontroversi Lisensi

Diskusi memanas setelah sebelumnya Komisi dituduh menerbitkan lebih dari 70.000 lisensi, sedangkan Ketua CHN, Francisco Pavonessa Grullón, mengonfirmasi hanya 29.100 lisensi yang diberikan dari sekitar 60.000 permohonan. ADOBAD khawatir jumlah lisensi ini akan mendorong evaluasi ulang legislatif yang kini dipertimbangkan oleh Senat.

Kekhawatiran ADOBAD pada Perjudian Virtual

ADOBAD berpendapat bahwa jika undang-undang ini diberlakukan dalam bentuknya saat ini, perjudian elektronik dan virtual bisa cepat menjalar ke Republik Dominika. Ketua ADOBAD menilai jumlah lisensi yang ada saat ini memberikan gambaran tentang potensi dampak dari regulasi yang lebih longgar. Mereka mengingatkan bahwa pengesahan undang-undang dapat membuka jalan bagi kasino digital yang mudah diakses oleh anak-anak dan remaja.

Keraguan Jumlah Lisensi

ADOBAD juga mempertanyakan jumlah lisensi yang diberi kepada toko lotere di ruang publik, yang dikhawatirkan dapat memicu aktivitas perjudian di luar batasan regulasi yang menurut ADOBAD diperlukan.

CHN Tegaskan Otoritasnya

Komisi Nasional Balap Kuda menyatakan bahwa seluruh aktivitas mereka mematuhi legislasi saat ini, terutama Keputusan 480-19, yang menetapkan aturan untuk permainan balap kuda virtual. Keputusan ini mendefinisikan permainan tersebut sebagai permainan elektronik yang dioperasikan oleh terminal dengan izin khusus. Interpretasi ini masih menjadi polemik dari ADOBAD.

Proses Peninjauan di Senat

Isu ini muncul ketika Senat Dominika sedang membahas undang-undang untuk membentuk Direktorat Jenderal Permainan, yang bertugas mengorganisir, mengatur, dan mengawasi industri perjudian dan taruhan di negara tersebut. Kerangka yang diajukan bisa merombak distribusi kekuasaan regulasi di antara lembaga pemerintah, serta menawarkan pendekatan baru untuk mengatur pasar perjudian.

Tantangan Regulasi Digital

Intervensi ADOBAD dalam proses legislasi ini menyoroti perdebatan mengenai lisensi dan pengawasan perjudian online. Hal ini menekankan tantangan regulasi yang lebih luas bagi Republik Dominika dalam menangani pertumbuhan perjudian digital, termasuk memperjelas tanggung jawab institusional.

Kesimpulan

ADOBAD terus menekankan pentingnya untuk mempertimbangkan Undang-Undang Perjudian dengan teliti, terutama dalam mengelola perizinan dan pengembangan perjudian virtual di negara tersebut. Sebagai organisasi yang peduli akan dampak sosial dari perjudian, ADOBAD berusaha memastikan bahwa aturan saat ini dapat mengikuti kemajuan dalam industri perjudian digital. Diharapkan, Senat dapat mengambil keputusan terbaik untuk masa depan regulasi perjudian di Republik Dominika.