Berupaya menindak tegas perjudian online tanpa izin, pemerintah Kazakhstan kini memusatkan perhatian pada mekanisme pembayaran yang mendukung aktivitas tersebut. Dalam kurun beberapa bulan terakhir, berbagai langkah telah dilakukan untuk menutup jalur keuangan yang memungkinkan operasi ilegal berjalan. Pengawasan oleh Bank Lembaga keuangan tingkat dua di Kazakhstan memainkan peran sentral dalam usaha ini. Dalam kurun waktu setengah tahun terakhir, bank-bank ini telah memblokir lebih dari 400.000 transaksi yang berkaitan dengan entitas dan penyedia layanan pembayaran dalam daftar hitam. Jumlah transaksi yang diblokir bernilai total sekitar $20,8 juta, sebagai bagian dari upaya menghentikan pendanaan untuk perjudian ilegal dan menegaskan komitmen negara dalam memerangi praktik perjudian online yang tidak diizinkan.
Tidak hanya berfokus pada transaksi, pemerintah juga menindak tegas personil perbankan yang diduga membantu para pengelola perjudian menghindari aturan. Sebelas staf keuangan telah ditangkap atas tuduhan terlibat dalam mendobrak batasan yang ada. Ini mencerminkan ketegasan pemerintah dalam menghukum mereka yang mendukung aktivitas ilegal tersebut.
Selain melibatkan bank, Kazakhstan juga bekerja sama dengan operator telekomunikasi seperti Tele2, Beeline, Kcell, dan Activ. Para operator ini diminta untuk memblokir pembayaran secara langsung, menambah lapisan pencegahan dalam akses ke situs perjudian ilegal. Geoblocking diterapkan untuk mencegah operator tanpa lisensi menjangkau warga Kazakhstan. Dengan kombinasi pemblokiran bank, kolaborasi dengan telekomunikasi, dan teknologi geoblocking, strategi terpadu ini bertujuan memutuskan jaringan pasar perjudian ilegal.
Di Kazakhstan, situs kasino online dilarang sepenuhnya, sementara taruhan olahraga online hanya diizinkan melalui beberapa bandar yang resmi. Aturan ini membatasi ruang gerak bagi perjudian online legal yang lebih luas. Tindakan langsung pemerintah Kazakhstan dalam memutus aliran dana untuk operator perjudian ilegal menandai pendekatan yang lebih ketat terhadap penegakan hukum dan peraturan. Dengan menghentikan infrastruktur pendukung bagi operator ilegal, negara ini bertujuan mengurangi dampak buruk dari perjudian online tidak terkendali dan melindungi masyarakat dari risiko ekonomi serta sosial.